You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ribuan Warga Saksikan Pentas Musik Jakarta Beat Society
photo Maulana Khamal Macharani - Beritajakarta.id

Ribuan Warga Saksikan Pentas Musik Jakarta Beat Society

Ribuan warga menyaksikan Jakarta Beat Society Tahun 2019 yang merupakan pentas musik bertaraf internasional sebagai rangkaian acara memperingati HUT ke-492 Kota Jakarta.

Menjadikan Jakarta panggung musik dunia

Pantauan beritajakarta.id, dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta tersebut melibatkan banyak musisi dari beragam genre musik. Tidak ketinggalan, tiga grup pemenang Lomba Kreatif Musik Betawi Tahun 2018, Keroncong Tugu, Gambang Kromong dan musik sufi modern dari group DEBU, turut berpartisipasi memeriahkan acara.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata, Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan, Jakarta Beat Society adalah sebuah festival world music yang bertujuan untuk memberdayakan pontensi musik tradisional agar bisa menembus akses pasar global world music.

Jakarta Beat Society Bakal Meriahkan Perayaan HUT Kota Jakarta

"Kami ingin menjadikan Jakarta panggung musik dunia. Sebab, Jakarta juga merupakan pusat kreativitas bermusik," ujarnya, di lokasi acara, Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (29/6) malam.

Oswar berharap, pentas musik bertaraf internasional ini bisa menjadi agenda tahunan dan memacu para musisi atau seniman untuk terus melahirkan karya-karya terbaik yang bisa ditampilkan dan mendunia.

"Ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi, terima kasih kepada semua yang sudah hadir. Mudah-mudahan acara ini bisa digelar secara berkala," terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Edy Junaedi mengungkapkan, pihaknya sengaja menggelar acara ini di Lapangan Banteng dengan tujuan mengisi kegiatan di ruang ketiga atau ruang publik dengan pentas seni budaya.

"Ruang-ruang publik ini perlu diisi sesuatu yang sifatnya bisa memperat silaturahmi dan interaksi warga Jakarta," ungkapnya.

Ia menambahkan, Jakarta Beat Society juga menjadi salah satu upaya agar musisi di Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, baik tradisional maupun modern bisa semakin dikenal dunia internasional.

"Kami tentu juga berharap, event-event seperti ini berkorelasi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara," ucapnya.

Sementara, salah seorang warga RT 10/6 Kramat Sentiong, Peryanto sangat mengapresiasi kegiatan Jakarta Beat Society karena juga banyak menampilkan pertunjukan musik tradisional.

"Saya dapat informasi acara ini dari media, turut bangga melihatnya. Saya berharap kebudayaan lokal di Jakarta bisa terus dikembangkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7682 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5665 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1628 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1444 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1325 personFakhrizal Fakhri